Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Pencetakan Injeksi

 

Apa itu pencetakan injeksi?

Pencetakan injeksi adalah proses manufaktur untuk memproduksi komponen dalam jumlah besar. Proses ini paling sering digunakan dalam proses produksi massal di mana komponen yang sama dibuat ribuan atau bahkan jutaan kali secara berulang.

 

Polimer apa saja yang digunakan dalam pencetakan injeksi?

Tabel di bawah ini mencantumkan beberapa bahan yang umum digunakan:

Akrilonitril-Butadiena-Stirena (ABS).

Nylon PA.

Polikarbonat PC.

Polipropilena PP.

Polystyrene GPPS.

 

Apa proses pencetakan injeksi?

Proses pencetakan injeksi plastik menghasilkan sejumlah besar komponen berkualitas tinggi dengan akurasi tinggi, dan sangat cepat. Bahan plastik dalam bentuk butiran dilelehkan hingga cukup lunak untuk disuntikkan di bawah tekanan guna mengisi cetakan. Hasilnya, bentuknya disalin dengan tepat.

 

Apa itu mesin cetak injeksi?

Mesin cetak injeksi, atau (Injection moulding machine BrE), juga dikenal sebagai mesin pres injeksi, adalah mesin untuk memproduksi produk plastik melalui proses pencetakan injeksi. Mesin ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu unit injeksi dan unit penjepit.

 

Bagaimana cara kerja mesin cetak injeksi?

Butiran material untuk bagian tersebut dimasukkan melalui corong ke dalam tabung pemanas, dilelehkan menggunakan pita pemanas dan aksi gesekan dari tabung sekrup bolak-balik. Plastik kemudian disuntikkan melalui nosel ke dalam rongga cetakan tempat ia mendingin dan mengeras sesuai konfigurasi rongga tersebut.

 

Apa Saja Pertimbangan dalam Pencetakan Injeksi?

Sebelum Anda mencoba memproduksi suatu komponen melalui pencetakan injeksi, pertimbangkan beberapa hal berikut:

1. Pertimbangan Keuangan

Biaya Awal: Mempersiapkan produk untuk manufaktur cetakan injeksi membutuhkan investasi awal yang besar. Pastikan Anda memahami poin penting ini sejak awal.

2. Kuantitas Produksi

Tentukan jumlah komponen yang diproduksi sehingga pencetakan injeksi menjadi metode manufaktur yang paling hemat biaya.

Tentukan jumlah komponen yang diproduksi agar Anda mencapai titik impas investasi (pertimbangkan biaya desain, pengujian, produksi, perakitan, pemasaran, dan distribusi, serta harga jual yang diharapkan). Tetapkan margin keuntungan yang konservatif.

3. Pertimbangan Desain

Desain Komponen: Anda perlu mendesain komponen sejak awal dengan mempertimbangkan proses pencetakan injeksi. Menyederhanakan geometri dan meminimalkan jumlah komponen sejak dini akan memberikan keuntungan di kemudian hari.

Desain Alat Cetak: Pastikan untuk mendesain alat cetak untuk mencegah cacat selama produksi. Untuk daftar 10 cacat umum pencetakan injeksi dan cara memperbaikinya atau mencegahnya, baca di sini. Pertimbangkan lokasi gerbang dan jalankan simulasi menggunakan perangkat lunak Moldflow seperti Solidworks Plastics.

4. Pertimbangan Produksi

Waktu Siklus: Minimalkan waktu siklus sebisa mungkin. Menggunakan mesin dengan teknologi hot runner akan membantu, begitu pula dengan peralatan yang dirancang dengan baik. Perubahan kecil dapat membuat perbedaan besar, dan memangkas beberapa detik dari waktu siklus Anda dapat menghasilkan penghematan besar ketika Anda memproduksi jutaan suku cadang.

Perakitan: Rancang komponen Anda untuk meminimalkan perakitan. Sebagian besar alasan pencetakan injeksi dilakukan di Asia Tenggara adalah biaya perakitan komponen sederhana selama proses pencetakan injeksi.

Valencia-Plastics-Injection-vs-die-casting-531264636

Valencia-Plastics-Injection-vs-die-casting-531264636

Valencia-Plastics-Injection-vs-die-casting-531264636

Valencia-Plastics-Injection-vs-die-casting-531264636

Valencia-Plastics-Injection-vs-die-casting-531264636


Waktu posting: 05 November 2020